Isuzu

Harga kompetitif, pembelian cash dan kredit dengan uang muka & angsuran ringan Hub: 081281461616 - 087741663126
Tampilkan posting dengan label mesin. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label mesin. Tampilkan semua posting

Penyebab Motor Injeksi Berasap Putih Atau Hitam Dan Cara Mengatasinya

Penyebab Motor Injeksi Berasap Putih - Saat ini hampir semua motor terbaru sudah menggunakan sistem injeksi. Motor dengan teknologi yang ramah lingkungan ini juga tak lepas dari beberapa masalah. Salah satu masalah yang bisa terjadi adalah knalpot mengeluarkan asap putih atau bahkan hitam. Jika anda mengalami hal demikian, jangan panik sebaiknya kita cari tahu dulu penyebabnya. Karena beberapa kasus hanya masalah ringan tidak ditimbulkan dari kerusakan pada komponen.
Penyebab Motor Injeksi Berasap Putih Atau Hitam Dan Cara Mengatasinya
Penyebab Motor Injeksi Berasap Putih 

Penyebab motor berasap hitam pekat dikarenakan pembakaranya yang tidak sempurna. Warna hitam tersebut ditimbulkan karena bahan bakar terlalu banyak. Indikasi lainya adalah asap tersebut memiliki bau menyengat dan jika kelamaan bisa menimbulkan pusing. Ini dikarenakan karena gas hidro carbon yang terlalu banyak. Gas tersebut merupakan gas beracun yang timbul karena banyak bahan bakar yang tidak ikut terbakar. Solusinya yakni dengan melakukan setting ulang CO. Ini bertujuan untuk mengatur atau menyetel campuran antara bahan bakar dan udara. Seperti halnya pada karburator yang bisa dilakukan dengan memutar baut air ratio. Caranya menggunakan alat khusus, jadi sebaiknya bawalah motor anda ke bengkel resmi.

Lain halnya jika motor ngebul atau berasap putih. Hal ini dikarenakan oli pelumas yang ikut terbakar. Jika ini terjadi ada 4 penyebab utamanya yakni ring pisto aus, klep bocor, sil klep keras dan piston baret. Sebenarnya baik motor injeksi maupun yang masih menggunakan karburator, 4 hal tersebut bisa terjadi dan cara mengatasinya pun sama. Berikut ulasan lengkapnya

Penyebab Motor Berasap Putih

1. Ring Piston Aus
Ring piston berfungsi untuk menjaga kerapatan antara piston dan dinding silinder. Karena gesekan yang terjadi secara terus menerus maka lama kelamaan ring pinston menjadi aus. Alhasil oli pelumas yang ada di kalter akan merembes ke ruang bakar dan ikut terbakar. Inilah yang membuat asap yang keluar dari knalpot berwarna putih. Cara mengatasinya tentu harus mengganti ring piston dengan yang baru.
2. Piston baret
Saat anda mengganti oli pastikan oli tersebut terhindar dari kotoran dan benar-benar bersih. Jika tidak bisa saja kotoran yang ikut oli membuat piston baret. Jika hal ini terjadi oli dari bak akan merembes lewat baret tersebut dan bercampur dengan bahan bakar di ruang bakar. Jika piston baret solusinya ganti piston dengan baru. Akan tetapi jika dinding ikut baret, maka harus dilakukan boring atau corter dan mengganti piston dengan ukuran yang lebih besar.
3. Sil Klep Keras
Lama kelamaan sil klep bisa berubah menjadi keras. Jika hal ini terjadi oli pelumas di kepala silinder akan turun ke ruang bakar dan ikut terbakar. Solusinya tentu harus ganti sil klep baru.
4. Klep Bocor
Penyebab klep bocor ini biasanya karena kerak yang sudah menumpuk di bibir klep. atau bisa juga karena klep sudah tidak rata. Solusinya bisa dilakukan dengan melakukan sekor ulang pada klep tersebut. Agar tidak terlalu banyak mengikis, anda bisa menggunakan autosol. Namun jika anda mengganti klep baru bisa menggunakan amrile agar lebih cepat.

Nah itulah tadi beberapa penyebab motor injeksi berasap putih dan hitam. Bagaimana dengan motor anda apakah mengeluarkan asap putih atau hitam? Jika asapnya berwarna hitam mungkin tidak menimbulkan efek yang berbahaya karena hanya campuran bahan bakar dan udara saja yang bermasalah. Namun jika motor anda mengeluarkan asap putih, sebaiknya segeralah bawa ke bengkel karena dipastikan ada komponen yang bermasalah. Jika terus dibiarkan bisa menimbulkan kerusakan lainya.

Penyebab Mobil Susah Hidup Atau Tidak Bisa Distarter Di Pagi Hari

Penyebab Mobil Susah Hidup - Terkadang kita dibuat kesal di pagi hari ketika mobil tidak bisa di starter. Ditambah lagi ketika kita tergesa-gesa akan pergi ke kantor. Masalah ini memang kerap terjadi pada sebagian besar pemilik mobil. Biasanya mobil-mobil yang jarang di servis mengalami hal demikian. Alih-alih ingin berangkat pagi, kita justru terlambat dikarenakan mobil yang kita gunakan untuk alat transportasi susah dihidupkan. Lantas apa sebenarnya yang menjadi penyebabnya? perhatikan beberapa hal berikut ini:

Penyebab Mobil Susah Hidup Atau Sulit Di Starter

Umumnya masalah ini terjadi pada mesin bensin yang masih menggunakan sistem karburator. Namun demikian tak menutup kemungkinan juga terjadi pada mesin diesel maupun mesin bensin injeksi. Berikut ini beberapa hal yang menjadi penyebabnya.
  1. Tegangan Baterai/ Aki Kurang
    Jika ketika di start, motor starter tidak mau berputar atau hanya berputar pelan besar kemungkinan disebabkan oleh tegangan baterai. Untuk mengetahui secara pastinya anda bisa mengukurnya menggunakan volt meter atau multi meter. Biasanya aki atau baterai yang sudah lemah akan mengalami hal demikian. Jika memang benar masalahnya pada baterai, anda masih bisa menghidupkan mesin mobil dengan cara mendorongnya.
  2. Busi Bermasalah
    Apabila busi bermasalah seperti kotor atau celahnya terlalu besar atau terlalu rapat bisa juga menybabkan mesin mobil sulit di starter. Cara mengeceknya tentu anda harus melepas busi dan perhatikan apakah busi tersebut kotor. Untuk mengukur celah busi ini bisa menggunakan feller gauge.
  3. Karburator Banjir
    Bagi anda yang memiliki mobil dengan karburator biasanya mesin yang susah hidup juga disebabkan oleh karbuarator yang banjir. Untuk cara mengatasinya anda harus membongkar karburator dan menyetel pelampungnya. Jika kesulitan anda bisa membawanya ke bengkel terdekat.
  4. WTS bermasalah
    Ini terjadi pada mobil dengan sistem injeksi. WTS merupakan sebuah sensor suhu yang akan mendeteksi kondisi atau suhu mesin. Jika ini bermasalah maka akan mempengarui sistem injeksi pada mobil tersebut yang berujung mobil susah hidup.
  5. Pompa Bensin Lemah
    Pompa bensin bertugas memompa bensin dari tangki menuju karburator. Jika pompa ini sudah lemah akibatnya aliran bensin tidak lancar sehingga menyebabkan mesin mobil sulit distarter. Jika pompa bensin sudah lemah atau bahkan mati, maka solusinya anda harus menggantinya. Namun ada sebuah trik untuk mengatasinya. Ketika kunci kontak pada posisi "on" namun pompa bensin tidak berbunyi berilah pukulan ringan beberapa kali. Biasanya pompa bensin akan hidup kembali.
 Itulah tadi beberapa penyebab mobil susah hidup atau tidak bisa di starter. Masalah yang kerap terjadi adalah busi, karburator serta baterai. Maka periksa dulu ketiga komponen tersebut. Air ratio atau setelan udara dan bahan bakar pada karburator juga berpengaruh. 

Ada Suara Nembak Pada Knalpot Mio Soul? Begini Cara Mengatasinya

Suara Nembak di Knalpot Mio Soul sering menjadi keluhan para pemilik matic tersebut. Sebenarnya suara nembak tersebut tidaklah berbahaya, hanya saja jika tidak segera diatas suaranya mengganggu.Sama seperti suara nembak di vixion,  suara ledakan tersebut juga berasal dari sistem AIS atau air induction system. Sistem AIS ini berfungsi untuk menekan emisi gas buang dengan cara menambahkan udara ke saluran gas buang. Pembakaran yang tidak sempurna didalam engine akan mengeluarkan gas hydrocarbon (bahan bakar yang belum sempat terbakar). Hydrocarbon ini jika jumlahnya terlalu tinggi tentu akan mengganggu keseharan manusia. Nah dengan ditambahkanya udara melalui sistem AIS ini diharapkan hydrocarbon bisa terbakar melalui panas di saluaran buang.

Lalu kenapa bisa menimbulkan suara nembak di knalpot Mio Soul tersebut? Saat akselerasi dan deselerasi maka akan timbul suara dar, der, dor. Biasanya hal ini terjadi pada Mio Soul yang sudah memiliki usia pakai lebih dari 3 tahun. Penyebabnya dikarenakan sistem AIS tersebut kotor, cara mengatasinya ya tentu dibersihkan. Cara membersihkan AIS Mio ini enggak susah kok, anda bisa melakukanya sendiri dirumah. 

Cara Mengatasi Suara Ledakan Di Knalpot Mio Soul

  1. Buka body samping kiri terlebih dahulu, agar pengerjaanya lebih mudah. Letak AIS ini dekat dengan karburator. Dengan menggunakan obeng (+) lepas 2 buah baut pengikat AIS.
  2. Di AIS tersebut terdapat 3 buah selang, lepas semuanya baik yang menuju mesin, intake, dan filter udara.
  3. Lepas 4 buah baut pada AIS menggunakan obeng (+)
  4. Setelah terlepas maka akan nampak lempengan besi bernama reed valve bersama stoppernya. Lepas lempengan tersebut dengan melepas baut pengikat menggunakan obeng kembang yang lebih kecil.
  5. Nah biasanya jika usia pakai kendaraan sudah lama, akan menumpuk kotoran disini.Gunakan sikat gigi dan sedikit bensin untuk membersihkanya.
  6. Kalau sudah tinggal pasang lagi sistem AIS seperti semula.
Dengan membersihkan sistem AIS sesuai langkah diatas maka suara ledakan pada knalpot Mio Soul sudah hilang. Cukup mudahkan ? Kini anda bisa berkendara lebih nyaman karena tidak terdengar lagi suara ledakan.

Cara Pasang Oil Cooler Di Motor Yamaha Byson

Cara Pasang Oil Cooler - Yamaha Byson merupakan motor berkapasitas 150 cc dan belum mengaplikasikan sistem injeksi. Meski kapasitas mesinya lumayan besar namun sistem pendinginan Yamaha byson ini masih pakai udara dengan sirip-sirip pendinginya. Al hasil saat dipakai untuk menempuh perjalanan yang jauh suhunya melonjak naik sehingga mesin terasa ngoyo dan suaranya agak kasar. Salah satu cara yang bisa diterapkan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan memasang oil cooler.
Cara Pasang Oil Cooler Di Motor Yamaha Byson
oil cooler

Dengan memasang oil cooler di Yamaha Byson ini maka suhu mesin lebih stabil meski menempuh perjalanan yang jauh. Karena suhunya stabil maka performa Yamaha Byson inipun jadi stabil. Hal ini terbukti oleh Adi Pratama pemilik Yamaha Byson tahun 2011 sebagaimana yang dimuat di situs otomotifnet. Sebelum dipasang Oil Cooler, ia merasa tungganganya sedikit ngoyo dan suara mesin terdengar agak kasar. Hal ini disebabkan oleh suhu oli yang meningkat sehingga menjadi encer. Kemudian ia berinisiatif untuk memasang Oil Cooler di Yamaha Byson miliknya. Hasilnya motor kembali bertenaga dan suara mesin tidak kasar lagi. Untuk pemasanganya ia menyerahkan di salah satu bengkel modifikasi dengan memberikan mahar sebesar Rp 800 ribu terima beres. Sebenarnya proses pengerjaanya tidak terlalu lama, berikut cara pasang oil cooler di motor Yamaha byson.

  1. Siapakan terlebih dahulu 1 paket oil cooler aftermarket, atau bisa juga memakai oil cooler milik satria F 150. 1 paket tersebut terdiri dari nipel, selang oli dan oil cooler.
  2. Untuk jalur atas, ambil dari cylinder head yang diperbesar dan kemudian dipasang baut nipel untuk disambungkan dengan selang menuju oil cooler.
  3. Sedangkan 1 jalur lainya yakni di selang oli bawah harus buat jalur baru. Posisinya di bak kopling tepatnya di atas filter oli. Untuk jalur lama atau jalur standarnya harus ditutup agar oli bisa mengalir melalui jalur baru. Pasang baut nipple dan sambungkan dengan selang dari oil cooler.
  4. Jika kedua jalur oli sudah terpasang, kini tinggal membuatkan braket atau dudukan untuk oil coolernya. Dudukan oil cooler ini nantinya bisa ditempelkan di rangka.
  5. Setelah semunya beres, anda bisa memasang cover oil cooler agar lebih aman jika terkena benturan.

Demikianlah cara pasang oil cooler di motor Yamaha Byson. Secara sederhana cara kerjanya oli dari filter oli akan mengalir melalui jalur baru menuju oil cooler. Setelah mengalami proses pendinginan di oil cooler maka oli kemudian mengalir ke lubang di cylinder head.

Cara Mengganti Oli Motor Dengan Benar dan Mudah

Cara Mengganti Oli Motor – Oli pada sepeda motor memiliki peran yang sangat vital. Fungsi utamanya adalah untuk melumasi komponen-komponen mesin yang berputar. Mesin pada sepeda motor terdiri dari beberapa komponen yang berputar dan saling bergesekan. Oli pelumas berfungsi menjadi perantara antara kedua komponen yang saling bergesekan sehingga tidak terjadi keausan. Selain itu oli juga berfungsi sebagai pendingin mesin akibat proses pembakaran yang terjadi. Bahkan dibeberapa sepeda motor seperti satria FU telah dilengkapi dengan oil cooler. 
Cara Mengganti Oli Motor
Cara Mengganti Oli Motor

Penggantian Oli pada sepeda motor perlu dilakukan secara berkala. Hal ini dikarenakan semakin lama usia pakai dari sebuah oli pelumas maka kualitas oli tersebut akan berkurang. Untuk sepeda motor 4 tak biasanya penggantian oli mesin dilakukan setiap 2000 km. Anda bisa mengecek di speedometer untuk mengetahui jarak yang telah ditempuh. Ciri-ciri Oli yang sudah seharusnya diganti diantaranya encer, kotor, berwarna hitam pekat serta daya rekatnya sudah berkurang. Nah jika oli pada motor anda sudah dalam kondisi seperti itu maka segeralah untuk dilakukan penggantian. Jika dibiarkan saja tentu akan berdampak pada komponen mesin yang mengalami keausan. Lebih jauh lagi dampak yang terjadi diantaranya kompresi bocor, piston ngancing, tenaga drop dll. Sebenarnya tak perlu jauh-jauh kebengkel untuk mengganti oli mesin, andapun bisa melakukanya dirumah. Berikut adalah cara mengganti oli motor yang bisa anda terapkan untuk motor anda.
  1. Persiapkan satu botol oli, penampung dan kunci ring untuk membuka baut tap oli.Yang harus diperhatikan adalah volume oli yang baru saja anda beli. Untuk motor bebek menggunakan oli yang 0,8 L sedangkan untuk motor sport menggunakan oli 1 L. 
  2. Buka baut tap oli yang biasanya terletak dibagian bawah mesin dengan menggunakan kunci ring atau kunci pas.
  3. Letakan wadah/ penampung dibawahnya untuk menampung oli bekas.
  4. Buka tutup pengisian. Agar bersih anda bisa menggunakan udara bertekanan (kompresor) untuk menyemprot sisa-sisa oli didalam mesin melalui lubang pengisian.
  5. Jika sudah pasang kembali baut tap.
  6. Tuangkan oli baru ke mesin.
  7. Pasang kembali tutup pengisian.

Nah sangat mudah bukan cara mengganti oli motor ini? Saya yakin andapun bisa melakukanya sendiri di rumah. Selamat mencoba…

Sepeda Motor Susah Hidup? Perhatikan Hal Berikut

Sepeda motor susah hidup disebabkan oleh beberapa hal. Namun rata-rata sepeda motor yang susah hidup ini terjadi pada motor yang kurang perawatan. Oleh karena itu setiap pemilik kendaraan bermotor seharusnya sadar akan pentingnya perawatan pada tungganganya. Bayangkan saja ketika anda akan berangkat bekerja, tapi tiba-tiba sepeda motor susah hidup. Bagi anda yang bisa menganalisa penyebabnya dan kemudian memperbaikinya mungkin tidaklah menjadi masalah. Namun gimana untuk mereka yang tidak tau menau masalah mesin?

Sepeda motor susah hidup dikarenakan tidak terbakarnya bahan bakar didalam silinder. Ada 3 faktor utama dalam proses pembakaran yakni udara, bahan bakar dan pengapian. Jika ketiganya bertemu diwaktu yang pas tentunya sepeda motor akan hidup karena terjadi pembakaran. Namun masalahnya meskipun ketiga komponen tersebut sudah ada, tidak berada pada timing dan komposisi yang pas. Misalnya campuran antara bahan bakar dan udara yang masuk ke silinder tidak sesuai (14,7:1) maka campuran bahan bakar tersebut sulit untuk terbakar. Jadi ada beberapa penyebab yang membuat sepeda motor susah hidup diantaranya adalah sebagai berikut:

Penyebab Sepeda Motor Susah Hidup

  1. Campuran bahan bakar tidak pas
    Pada sistem karburator campuran ini dapat distel melalui sebuah baut. Jika campuran bahan bakar dan udara tidak pas (terlalu gemuk / kurus) maka tentunya motor jadi susah hidup. Untuk itu lakukanlah penyetelan yang pas. Caranya adalah dengan memutar baut ini sampai mentok dan kemudian balikan lagi kira-kira satu setengah putaran. 
  2. Pengapian
    Timing pengapian memang sangat berpengaruh dalam pembakaran didalam silinder. Namun pada umumnya timing pengapian ini tidak akan berubah karena sudah di set mati. Kemungkinan yang menyebabkan motor susah dihidupkan adala api busi kecil . Hal ini bisa disebabkan busi kotor, atau memang sudah mau mati. Selain itu bisa juga disebabkan oleh komponen pengapian lainya seperi CDI atau koil pengapian yang sudah uzur.
  3. Vakum Bensin Rusak
    Pada sebagian sepeda motor dilengkapi dengan vakum bensin. Jika vakum bensin ini rusak maka akibatnya aliran bahan bakar dari tangki ke karburator tersendat. 
  4. Celah katup tidak tepat
    Hal ini memang jarang terjadi, namun jika setelan katup tidak pas maka proses pemasukan bahan bakar tidak tepat sehingga motor sulit hidup bahkan tidak bisa dihidupkan.
  5. Bahan Bakar tercampur dengan air
    Kebiasaan anak muda yang sering melepas filter udara juga bisa membuat air masuk dan bercampur dengan bensin, akibatnya motor susah hidup.
Nah saya rasa itu tadilah penyebab sepeda motor susah hidup. Hal yang sering terjadi yang membuat motor susah hidup adalah pada pengapian dan juga campuran bakar.

Penyebab Dan Cara Mengatasi Karburator Banjir

Cara Mengatasi Karburator Banjir -Meskipun pada saat ini hampir semua sepeda motor keluaran terbaru sudah menggunakan sistem injeksi, namun pengguna sepeda motor yang menggunakan karburator masih jauh lebih banyak. Karburator pada sepeda motor berfungsi untuk mengkabutkan bahan bakar dalam hal ini adalah bensin ke dalam silinder. Jika usia pemakainya sudah lama, sering kali timbul beberapa masalah pada karburator. Salah satu masalah yang sering ditemui adalah karburator banjir atau bensin yang ada didalamnya meluap. Lalu apa penyebab karburator banjir ini? Simak ulasanya berikut
Penyebab Dan Cara Mengatasi Karburator Banjir
Cara Mengatasi Karburator Banjir

Penyebab Karburator banjir adalah needle valve yang tidak menutup secara sempurna. Di bagian bawah karburator terdapat sebuah ruang pelampung yang digunakan untuk menampung bensin sementara. Di dalamnya terdapat sebuah pelampung yang terhubung dengan needle valve. Needle valve ini berfungsi sebagai katup untuk menutup dan membuka aliran bensin dari tangki ke karburator. Saat bensin di ruang pelampung berkurang maka needle valve akan membuka sehingga bensin bisa mengalir. Sedangkan pada saat ruang pelampung sudah terisi penuh oleh bensin, maka needle valve akan menutup saluran tersebut. Jadi jika pada saat ruang pelampung sudah penuh namun needle valve tidak menutup secara sempurna maka otomatis bensin akan meluap atau yang dikenal dengan karburator banjir.

Penyebab Dan Cara Mengatasi Karburator Banjir
needle valve
Cara mengatasi karburator banjir sebenarnya cukup mudah. Pertama-tama lepas karburator dari silinder head dengan melepas kedua bautnya diikuti melepas kabel gas dan kabel cuk. Namun sebelum itu jika anda masih menggunakan filter udara standar lepas terlebih dahulu filter tersebut agar memudahkan dalam melepas karburator. Setelah karburator terlepas dilanjutkan dengan membongkarnya dengan cara melepas keempat baut yang ada dibagian bawah. Jika sudah buka ruang pelampung maka akan terlihat sebuah pelampung yang terbuat dari bahan plastic. Lepaskan pelampung tersebut dengan cara menarik keluar sindiknya, maka pelampung akan terlepas bersama needle valve. Selanjutnya adalah melakukan penyetelan dengan cara membengkokan keatas (sedikit saja) logam yang digunakan untuk dudukan needle valve. Jika sudah pasanglah kembali pelampung beserta needle valvenya dan lakukan pengecekan dengan cara meniup lubang masuk (yang berhubungan dengan selang bensin), dan gerakan pelampung keatas dan kebawah. Pastikan bahwa ketika pelampung berada di bawah, needle valve terbuka penuh, dan ketika posisi pelampung sejajar needle valve dapat menutup penuh. Jika belum pas, lakukan penyetelan ulang.

Cukup mudah bukan Cara Mengatasi Karburator Banjir ini? Nah sebelum dipasang kembali lakukan pembersihan terutama pada spuyernya. Dalam membersihkanya anda bisa menggunakan karburator cleaner kemudian di semprot dengan udara bertekanan.

Cara Merawat Motor Injeksi Mudah dan Murah

Cara Merawat Motor Injeksi -Teknologi injeksi merupakan teknologi revolusioner yang mampu memberikan pembakaran yang lebih efektif sehingga menyebabkan emisi gas buang rendah. Oleh karena itu teknologi injeksi lebih ramah lingkungan. Pengabutan bahan bakar yang sebelumnya menggunakan karburator kini lebih disempurnakan dengan injector yang mampu menyemprotkan partikel bahan bakar lebih lembut. Karena partikel yang disemprotkan ke ruang bakar lebih kecil, maka proses pembakaran lebih cepat. Di tahun 2014 ini hampir semua keluaran motor terbaru sudah menggunakan sistem injeksi sebagai pemasok bahan bakar. Namun sering kali para konsumen justru malah enggan memilih sepeda motor dengan sistem injeksi dengan alasan perawatanya yang rumit. Padahal jika dibandingkan dengan sistem karburator perawatan sepeda motor injeksi jauh lebih simple.
Cara Merawat Motor Injeksi
Motor Injeksi

Cara merawat  motor injeksi sebenarnya cukup mudah untuk dilakukan. Jika pada sistem karburator harus bongkar karburator kemudian membersihkan slow jet maupun main jet nya, maka hal tersebut tidak diperlukan lagi pada sistem injeksi. Pada sepeda motor dengan sistem injeksi pemasukan bahan bakar dikontrol oleh Electronic Control Unit atau yang dikenal dengan ECU. Piranti ini bekerja berdasarkan input dari sensor-sensor yang ada di kendaraan. Sensor ini bertugas untuk mengirimkan sinyal ke ECU sesuai dengan kondisi mesin. Bagi para pemilik kendaraan berteknologi injeksi mungkin pernah mengalami gejala mbrebet. Nah hal ini bisa saja disebabkan oleh salah satu sensor yang ada di sepeda motor. Namun kejadian ini jarang ditemukan, karena sensor-sensor ini sudah didesain agar tahan terhadap segala kondisi. Jadi jika terjadi gejala mesin mbrebet pada motor injeksi besar kemungkinan disebabkan oleh kotornya komponen sistem bahan bakar akibat bahan bakar yang kotor. Kotoran ini bisa saja berada di injector, atau jika sudah lama akan mengerak di ruang bakar. 

Untuk membersihkan kotoran tersebut sebenarnya cukup mudah untuk dilakukan. Dengan menggunakan cairan khusus pembersih karbon. Pabrikan Yamaha sebenarnya sudah menyediakan cairan tersebut yang diberi nama Yamalube Carbon Cleaner. Cara menggunakannya sangat mudah yakni dengan mencampurnya pada ruang bakar. Jadi pada waktu pembakaran karbon yang mengerak di silinder akan ikut terbakar dan kemudian hilang bersama gas buang. Cairan pembersih karbon ini seharusnya digunakan secara berkala untuk perawatan motor injeksi. Dengan demikian kinerja motor injeksi anda tetap optimal.

Memanaskan Mesin Di Pagi Hari, Pentingkah?

Memanaskan mesin pada pagi hari masih menjadi suatu kegiatan yang menjadi rutinitas bagi para pemilik kendaraan. Entah memang tau tujuanya atau hanya sekedar ikut-ikutan. Sebenarnya memanaskan mesin dipagi hari ini bertujuan untuk membuat mesin bekerja pada suhu kerja yakni 80-90 derajat. Selain itu juga bertujuan agar oli pelumas telah bersirkulasi dengan baik. Namun terkadang masyarakat kita sering salah kaprah, alih-alih ingin membuat mesin cepat panas malah mesin dihidupkan pada putaran tinggi. Idealnya dalam memanaskan mesin ini ya dalam keadaan stasioner atau handle gas tidak diputar. Namun dengan perkembangan teknologi seperti fuel injection saat ini, masihkah hal ini dipandang penting?
Memanaskan Mesin Di Pagi Hari, Pentingkah?
Memanaskan Mesin Di Pagi Hari, Pentingkah?

Dengan menggunakan sistem kontrol elektronik , maka kebutuhan bahan bakar sudah diatur dalam segala kondisi. Jadi sebetulnya tidak begitu penting lagi proses pemanasan mesin untuk didapatkan suhu kerja mesin. Jika anda masih ngotot untuk tetap memanaskan mesin, lakukanlah 1 menit saja. Lebih dari itu hanya akan menimbulkan dampak negatif. Dalam kondisi stasioner mesin tetap mengkonsumsi bahan bakar, jadi jika terlalu lama ya hanya membuang bahan bakar secara percuma. Selain itu ada dampak yang lebih berbahaya. Gas buang yang keluar dari knalpot, mengandung gas-gas yang berbahaya seperti HC, Nox,Co2. Jika anda memanaskan mobil dalam waktu yang lama, sementara kendaraan diam ditempat secara otomatis tempat anda akan dipenuhi oleh gas-gas beracun. Apalagi ada yang memanaskan kendaraan di dalam ruangan, tentu hal ini sangat berbahaya. 

Sebenarnya untuk suhu mesin bisa anda lihat di indikator yang ada di dashboard. Ketika jarum sudah berada di tengah, maka mobil sudah siap untuk dipakai. Pada umumnya hanya dibutuhkan beberapa detik saja waktu yang dibutuhkan jarum indikator untuk bergerak sampai tengah setelah mesin dihidupkan. Nah dengan segala pertimbangan tadi, tentu kini anda sudah mengerti bagaimana memanaskan mesin di pagi hari.

Inilah Cara Menyetel Klep Satria F 150

Klep atau katup dalam sebuah mesin pembakaran dalam berfungsi sebagai pengatur masuknya campuran bahan bakar dan keluarnya gas hasil pembakaran. Celah antara katup dengan dan pematuk perlu disesuaikan dengan spesifikasi yang ada. Biasanya pada sepeda motor celah katupnya adalah 0,05 mm hingga 0,15 mm. Untuk mengukurnya dibutuhkan alat yang bernama feeler gauge. Lalu apa akibatnya jika celah tersebut terlalu besar atau terlalu kecil? Secara logika jika misalnya celah katup masuk terlalu besar maka akan dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk menekan katup sehingga katup terlambat membuka akibatnya jumlah campuran bahan bakar yang masuk kurang dari seharusnya. Dan kasus ini bisa ditengarai dengan suara gemercik dari bagian atas mesin (kepala silinder). Sedangkan sebaliknya jika katup masuk terlalu sempit maka pada saat proses pembuangan gas buang bisa masuk ke intake manifold dan bisa ditengarai dengan warna hitam pada intake manifoldnya. Intinya jika celah katup tidak tepat berdampak pada performa mesin yang dihasilkan.
Cara Menyetel Klep Satria F 150
shim penyetel Klep Satria F 150 

Sebagian besar konstruksi katup pada sepeda motor menggunakan rocker arm sehingga penyetelanya dengan mengendurkan baut dan menyetel celah pada rocker arm tersebut. Namun ada juga yang menggunakan shim untuk melakukan penyetelah celah katup salah satunya pada Satria F 150. Nah shim tersebut mempunyai ketebalan yang berbeda-beda tinggal disesuaikan pada kebutuhan. Misalnya jika digunakan untuk perjalanan jauh seperti touring mungkin lebih baik menggunakan celah yang lebih renggang karena tarikanya akan lebih enteng. Untuk menentukan ukuran shim yang akan digunakan bisa melihat pada table berikut ini:
Cara Menyetel Klep Satria F 150

Cara menyetel Celah Katup Satria FU

  1. Lepaskan tutup kepala silinder dengan melepas baut berjumlah 4
  2. Posisikan piston pada TMA (titik mati atas) dan dalam kondisi kompresi yang ditengarai dengan kedua katup dalam kondisi bebas. Pastikan juga lubang blok magnet tepat pada tanda T.
  3. Siapkan feeler gauge dan ukur celahnya dengan menyisipkanya dibawah noken as.
    Cara Menyetel Klep Satria F 150
    Mengukur Celah Klep Satria F 150 
  4. Pada celah katup Satria F 150 standar adalah 0,1-0,2 mm untuk katup in dan 0,2-0,3 untuk katup ex (mesin dalam keadaan dingin)
  5. Jika didapatkan celah yang tidak sesuai lepaskan rumah shim dan noken asnya. Perhatikan angka yang tertera pada shim kemudian gantilah dengan yang sesuai.
  6. Sebagai contoh misalnya celah terukur 0,05 sedangkan standarnya adalah 0,1 dan shim yang digunakan berukuran 1.80, maka agar celah menjadi 0,1 shim diganti dengan ukuran 1.75.
Cukup mudah bukan menyetel klep Satria FU? Konstruksi katup seperti pada Satria F 150 ini memang lebih mudah dalam penyetelahnya selain itu celah lebih tahan terhadap perubahan . 

Bore Up Vario 125 Jadi 170 CC Aman Untuk Harian

Bore Up Vario 125-Siapa bilang motor injeksi susah diotak-atik mesinya untuk sekedar meningkatkan performa. Buktinya saat ini skutik-skutik berinjeksi banyak dijumpai di arena balap. Salah satu skutik dengan teknologi injeksi yang sering di upgrade performanya adalah Vario 125. Honda vario 125 ini dijual dengan dua variant yakni versi standard an versi ISS. Perbedaan dari keduanya terletak pada striping, speedometer serta teknologi ISS itu sendiri. ISS atau Idling Stop System adalah sebuah teknologi yang memungkinkan kendaraan anda mati secara otomatis beberapa detik saat posisi idle. Untuk menghidupkanya kembali cukup dengan memutar handle gas. Jika anda salah satu pemilik Honda Vario 125 anda bisa melakukan upgrade performanya melalui langkah-langkah berikut ini. Bahkan Vario 125 ini bisa di bore up hingga 170 cc dan bisa digunakan untuk harian bahkan untuk touring.
Bore Up Vario 125 Jadi 170 CC Aman Untuk Harian
Bore Up Vario 125 Jadi 170 CC Aman Untuk Harian

Bore up pada vario 125 untuk harian memang tidak mengubah secara ekstrim. Untuk menambah kapasitas ruang bakar salah satunya dengan mengganti blok mesin dan seher aftermarket berdiameter 61 mm. Dengan hanya penggantian dua komponen tersebut kapasitas mesin sudah membengkak menjadi 170 cc. Karena ruang bakar semakin besar maka injektor sebagai pemasok bahan bakar juga perlu disesuaikan. Alternatifnya bisa menggunakan injector milik Honda PCX 150. 

Selanjutnya masuk ke sector CVT. Agar pada tarikan lebih enteng roller perlu diganti, bisa menggunakan roller besutan TDR dengan berat 15 gr. Puli depan diganti dengan yang memiliki kemiringan agak tirus, alternatifnya bisa menggunakan puli merek SPS. Per CVT milik Honda Beat bisa diaplikasikan guna menahan kampas kopling ganda. Terakhir untuk memperlancar aliran gas buang, knalpot berlabel tsukigi bisa diaplikasikan pada Vario 170 cc anda. Dengan perubahan tersebut tenaga yang dihasilkan vario yang awalnya berkapasitas 125 cc inipun terdongkrak cukup besar. Tenaga yang awalnya hanya 9 dk pada putaran 8.900 rpm kini naik menjadi 12,99 dk pada putaran 7.700 rpm. Torsi maksimum yang dihasilkan pun bertamabah yakni dari 8,54 pada putaran 5.700 rpm menjadi 12,92 Nm pada putaran 5.800 rpm. Demikianlah cara bore up vario 125 yang aman untuk harian.

Penyebab Dan Cara Mencegah Mesin Overheating (Terlalu Panas)

Panas yang berlebihan pada sebuah mesin atau yang disebut dengan overheating merupakan sebuah fenomena yang kerap terjadi pada sebuah kendaraan dengan mesin pembakaran dalam. Biasanya hal ini disebabkan oleh kurang optimalnya sistem pendinginan.  Pada kendaraan baik itu beroda dua maupun roda empat memiliki dua jenis sistem pendinginan yaitu sistem pendinginan udara dan sistem pendinginan cairan. Sistem pendinginan berfungsi untuk menjaga mesin agar berada pada suhu kerja mesin yakni sekitar 90 derajat celcius. Jika terdapat gangguan pada sistem pendingan ini tentu mengakibatkan panas yang dihasilkan dari proses pembakaran tidak diserap secara optimal, imbasnya mesin mengalami overheating.
Cara Mencegah Mesin Terlalu Panas (Over Heating)
 Mesin Terlalu Panas (Over Heating)

Mesin yang terlalu panas atau overheating memiliki dampak yang signifikan. Telah kita ketahui bersama bahwa sebuah logam akan memuai jika dipanaskan. Hal ini tentu juga berlaku pada sebuah mesin yang komponen-komponenya berbahan dasar logam. Beberapa kejadian yang ditimbulkan akibat over heating diantaranya kepala silinder bengkok, kompresi bocor, air pendingin masuk ke ruang bakar, dan lainya. Pada sebuah mobil, idealnya sudah diberi indikator yang menunjukan mesin bekerja pada suhu yang normal atau sudah mengalami over heating. Jika mesin mengalami over heating yang biasanya ditunjukan dengan jarum pada indikator tersebut berada pada warna merah, maka segeralah membawa kendaraan anda ke bengkel agar tidak terjadi kerusakan yang ditimbulkan akibat over heating. Nah dibawah ini adalah beberapa penyebab dan cara mencegahnya agar kendaraan anda terhindar dari overheating.

1. Bersihkan Sirip-Sirip Pendingin Mesin
Sepeda motor sebagian besar menggunakan sistem pendingin udara. Cirinya adalah adanya sirip-sirip pendingin pada mesinnya. Sirip-sirip pendingin tersebut berfungsi untuk memperluas permukaan sehingga proses penyaluran panas ke udara bisa berjalan secara optimal. Nah jika sirip sirip pendingin tersebut kotor tentu anda sudah mengetahui dampaknya. Untuk itu bersihkanlah sirip-sirip pendingin ini dari kotoran.

2. Mengecek Kebocoran pada Sistem Pendingin
Idealnya untuk mengecek kebocoran ini menggunakan sebuah alat yang bernama radiator tester. Namun jika anda tidak memilikinya anda bisa mengeceknya secara visual. 

3. Cek Kondisi Radiator
Radiator berfungsi untuk mendinginkan air pendingin yang telah bersirkulasi di dalam mesin. Untuk itu lakukanlah pengecekan pada radiator ini mulai dari kebocoran, kondisi sirip-sirip pendingin dan pastikan kipas radiator berfungsi dengan baik.

4. Cek kondisi Tutup Radiator
Jangan meremehkan komponen yang satu ini. Meskipun terkesan sepele dan bentuknya yang kecil namun peranya didalam sistem pendingin cukup vital. Didalam tutup radiator ini memiliki dua katup yakni katup relief dan katup vakum. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda yaitu pada saat mesin panas dan mesin dingin. Saat mesin panas katup relief berfungsi menyalurkan air pendingin yang memuai akibat panas ke tabung reservoir, dan begitu sebaliknya dengan katup vakum. Jika terjadi kerusakan pada katup ini bisa saja menyebabkan jebolnya sistem pendinginan akibat tekanan yang begitu tinggi.

5. Gunakan Water Coolant
Untuk menjaga agar proses pendinginan berjalan dengan baik, jangan mengganti air pendingin dengan air mineral. Gunakanlah water coolant yang banyak dijual dipasaran. Serta pastikan penggantianya secara berkala.

6. Cek Kondisi Oli Pelumas
Meskipun peranya tidak begitu vital dalam sistem pendinginan, namun sebaiknya ceklah kondisinya mulai dari warna, kekentalan dan penggantian secara teratur. Pastikan juga distribusi oli didalam mesin berjalan dengan baik.

Nah setidaknya keenam hal tersebutlah yang bisa anda lakukan untuk mencegah mesin mengalami overheating. Terakhir, lebih baik mencegah dari pada harus mengeluarkan jutaan rupiah untuk memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan akibat over heating atau panas yang berlebihan.

Asap Keluar Dari Knalpot, Berbahayakah?

Mungkin diantara anda pernah menjumpai mobil anda mengeluarkan asap tebal dari knalpot. Munculnya asap ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Jika asap tersebut muncul di pagi hari ketika baru menghidupkan mesin dan beberapa saat kemudian asap hilang, maka kondisi ini masih normal-normal saja. Namun jika asap keluar secara terus menerus maka bisa diindikasikan terjadi kerusakan pada komponen mesin. Secara umum keluarnya asap tersebut disebabkan oleh oli yang terbakar dan campuran bahan bakar yang tidak tepat. Jadi andapun sebenarnya bisa mengidentifikasi kerusakan pada mesin melalui asap yang keluar dari knalpot.
Asap Keluar Dari Knalpot, Berbahayakah?
Asap Putih Keluar Dari Knalpot Mobil

Penyebab Asap Keluar Dari Knalpot Mobil

1. Asap Keluar Saat Pagi Hari

Pada waktu malam hari, maka suhu di knalpot juga menjadi rendah. Akibatnya uap-uap air yang ada di knalpot mengembun menjadi air. Ketika mobil dinyalakan maka suhu di knalpot juga naik. Air di knalpot dan kemudian bertemu dengan panas dari hasil pembakaran inilah yang menyebabkan keluarnya asap. Setelah lima menit biasanya akan hilang dengan sendirinya. Jadi jika anda menemukan hal demikian tak perlu risau karena hal ini normal terjadi.

2. Asap Berwarna Hitam

Keluarnya asap yang berwarna hitam dari knalpot disebabkan oleh campuran bahan bakar yang terlalu kaya atau kadar bahan bakar lebih banyak dari yang seharusnya. Cara mengatasinya tinggal menyetel ulang campuran bahan bakar melalui baut penyetel yang ada di karburator.

3. Asap Berwarna Putih

Nah inilah sebenarnya yang berbahaya. Jika asap putih keluar dari knalpot maka disebabkan oleh terbakarnya oli pelumas. Terbakarnya oli ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Pertama ring piston yang sudah rusak. Karena ring piston sudah rusak, maka oli akan masuk ke ruang bakar sehingga akan ikut terbakar bersama campuran udara dan bahan bakar. Kedua, Dinding Silinder yang sudah aus. Hampir sama kasusnya dengan yang pertama, jika dinding silinder sudah aus makan oli pelumas akan mudah masuk ke ruang bakar. Ketiga disebebkan oleh slip klep yang bocor. Jika slip klep bocor, maka oli yang berada di kepala silinder akan masuk ke ruang bakar. 

Kini anda sudah tau bukan, penyebab keluarnya asap di knalpot. Jika mengalamai masalah yang pertama dan kedua anda tak perlu khawatir. Namun jika mengalami masalah yang ketiga sebaiknya anda segera membawa kendaraan anda ke bengkel terdekat. Karena jika dibiarkan begitu saja maka akibatnya bisa merusak komponen-komponen lainya.

Bore Up Mio, Tenaga Membengkak Bisa Untuk Harian

Bore Up Yamaha Mio- Bagi sebagian pemilik kendaraan merasa tidak puas dengan performa dari sepeda motornya. Berbagai carapun dilakukan untuk menaikan performa motornya mulai dari yang ringan hingga yang ekstrim. Namun jika sepeda motor digunakan untuk harian, sebaiknya jangan terlalu ekstrim karena bisa merusak komponen-komponen lain dari engine. Jika anda pemilik sepeda motor Yamaha Mio mungkin cara-cara berikut ini untuk mendongkrak tenaga si matic bisa anda aplikasikan.
Bore Up Mio, Tenaga Membengkak Bisa Untuk Harian
Paket Bore Up Mio Untuk Harian

Mengubah Mio standar menjadi lebih bertenaga dengan cara di bore up ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama tentu disesuaikan dengan budget yang anda miliki. Kedua apakah anda ingin suatu saat mengembalikanya menjadi sedia kala atau tidak. Jika suatu saat anda ingin mengembelikanya ke versi standar lebih baik anda membeli paket bore up. Jadi komponen yang asli bisa disimpan dan suatu saat bisa dipasang kembali. Ada beberapa paket bore up yang biasa dijual dipasaran dari harga 2 jutaan hingga 3 jutaan. Salah satu contohnya adalah paket bore-up Yamaha Mio GT yang meliputi blok silinder, kepala silinder asli yamaha, Piston Sonic NPP, Injektor, Klep Byson custom, noken us standar custom serta stel ulang CO. Paket tersebut bisa ditebus dengan harga sekitar Rp 3 juta.
Bore Up Mio, Tenaga Membengkak Bisa Untuk Harian
roller yamaha mio

Namun jika anda ingin melakukan bore up pada yamaha mio tanpa berfikir untuk mengembalikanya ke sedia kala bisa dengan hanya membeli beberapa komponen saja. Untuk bore up Yamaha Mio agar bisa digunakan untuk harian, anda bisa mengganti piston milik GL max NT dengan diameter 54 mm. Anda bisa membawanya ke tukang korter agar piston tadi bisa masuk ke blok cylinder. Agar perbandingan kompresi naik perlu sedikit keprasan pada cylinder head namun tentu harus disesuaikan agar klep tidak tubrukan dengan piston. Noken us sebagai pengatur buka tutup klep, perlu diganti dengan noken us after market yang memiliki durasi lebih besar. Sektor CVT juga jangan sampai ketinggalan, agar mantap pada putaran bawah roller perlu diganti dengan ukuran 9 gr. Per CVT juga bisa diganti agar lebih sesuai. Dah gitu doang? eitss masih ada lagi nih dengan CC yang tambah besar kurang afdol tanpa penyesuaian pada pemicu pembakaran. Agar didapatkan api yang besar anda bisa mengganti CDI racing dan busi iridium.

Nah dengan beberapa penggantian part dan beberapa penyesuaian diatas, saya rasa Yamaha Mio anda sudah terdongkrak tenaganya namun tetap aman untuk harian. Baca juga cara bore up vario.

NB: do with your own risk

Cara Memilih Busi Yang Tepat

Cara Memilih Busi Yang Tepat- Sistem pengapian pada kendaraan merupakan salah satu sistem yang paling utama. Tanpa adanya sistem pengapian takan ada proses pembakaran di dalam mesin. Ada beberapa faktor yang mempengarui kualitas pembakaran di dalam silinder salah satunya adalah busi. Busi memegang peran yang sangat signifikan karena dari busi inilah keluar percikan bunga api yang akan membakar campuran bahan bakar dan udara. Pemilihan busi yang tidak tepat akan berpengaruh pada kualitas pembakaran itu sendiri.
Cara Memilih Busi Yang Tepat
gambar busi
Untuk memilih busi yang tepat untuk kendaraan anda, ketahuilah dulu jenis-jenis busi. Busi pada dasarnya terdapat dua jenis. Yang pertama adalah busi panas dan yang kedua adalah busi dingin. Busi panas adalah busi yang memiliki kemampuan untuk mempertahankan panas. Sedangkan busi dingin adalah busi yang mampu membuang atau menyalurkan panas lebih banyak. Untuk membedakan keduanya dapat dilihat pada code yang tertera pada badan busi. Semakin tinggi angka yang tertera maka semakin tinggi pula panas yang dibuang atau di lepaskan (atau yang disebut busi dingin). Sebagai contoh busi pada gambar diatas memiliki kode C6HSA dan CR8E, maka angka 6 tersebut menunjukan busi panas, sedangkan busi yang satunya dengan kode angka 8 adalah busi dingin. Selain itu juga bisa dilihat pada insulator busi. Pada busi dingin memiliki insulator yang relatif pendek sedangkan busi panas memiliki insulator yang lebih panjang.
Cara Memilih Busi Yang Tepat
busi dingin vs busi panas
Jadi untuk memilih busi yang tepat dapat dilakukan dengan memilih tingkat panas busi yang benar. Untuk menentukan tingkat panas busi ada beberapa faktor yang harus diperhatikan. Adapun faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut:
1. Kondisi Lingkungan
Untuk daerah yang memiliki suhu lingkungan yang rendah seperti di pegunungan akan lebih baik jika menggunakan busi yang memiliki tingkat panas busi yang tinggi. Penggunaan busi yang dingin akan menyebabkan penumpukan karbon atau yang disebut dengan carbon fouling.
2. Kapasitas silinder
Mesin dengan kapasitas silinder diatas 180 cc lebih baik menggunakan busi tipe dingin. Penggunaan busi panas akan menyebabkan gejala pre-ignition dan overheating. Sebaliknya pada mesin yang mempunyai kapasitas silinder dibawah 180 cc bisa menggunakan busi tipe panas.
3. Perbandingan kompresi
Mesin dengan perbandingan kompresi diatas 10,5 direkomendasikan menggunakan busi dingin. Dan dibawah 10,5 bisa menggunakan busi panas. Ini banyak dijumpai pada mesin-mesi yang telah dimodifikasi. Biasanya mereka meningkatkan perbandingan kompresi dengan mengepras kepala silinder. Untuk mengimbanginya mereka akan menggunakan busi dingin sebagai pemicu pembakaran.

Nah dengan melihat beberapa fakta dan pertimbangan diatas, saya rasa anda sudah bisa menentukan untuk memilih busi yang tepat untuk kendaraan anda. Dengan pemilihan busi yang tepat maka akan mengoptimalkan kinerja mesin dan memperpanjang usia dari komponen-komponen engine.

Cara Mengatasi RPM Mobil Yang Naik Sendiri

Cara Mengatasi RPM Mobil Yang Naik Sendiri- Hampir semua mobil saat ini sudah menggunakan sistem injeksi dengan menggunakan sensor-sensor yang terintegrasi dengan perangkat komputer. Terkadang sering kita jumpai mobil dengan sistem injeksi yang RPM nya tiba-tiba naik sendiri padahal pedal gas tidak di injak. Tentu hal tersebut sangat membahayakan apalagi pada mobil-mobil matic. Lalu apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?
Cara Mengatasi RPM Mobil Yang Naik Sendiri
RPM Mobil Yang Naik Sendiri
RPM atau putaran mesin yang tiba-tiba naik sendiri biasanya terjadi pada mobil yang jarang di service. Hal tersebut dikarenakan kotornya beberapa komponen. Karena mobil dengan sistem injeksi ini bekerja berdasarkan sensor maka apabila salah satu sensornya ataupun aktuatornya bermasalah (kotor) maka akan berpengaruh pada kinerja engine. Berikut ini adalah beberapa penyebab RPM atau putaran mesin yang tiba-tiba naik sendiri:
1. Idle Speed Control (ISC) Bermasalah
Apabila terjadi kebocoran udara pada katup servo akibat adanya kotoran maka mengakibatkan putaran mesin akan naik. Hal ini dikarenakan tekanan udara yang masuk ke silinder diukur dengan MAP sensor yang kemudian di kalkulasi oleh ECU. Jadi jika ada penambahan udara, maka secara otomatis putaran juga akan ikut naik. Cara mengatasinya dengan melepas ISC kemudian semprot dengan cairan pembersih dan bersihkan dengan udara bertekanan.
2.  Air Flow Sensor Unit Kotor
Kurang menjaga kebersihan dari filter udara dan air flow sensor unit juga bisa menjadi salah satu penyebabnya. Untuk itu lakukan pembersihan secara rutin, khusus untuk filter udara lakukanlah penggantian secara berkala.
3. Selang vakum bermasalah
Selang vakum khususnya yang menuju MAP sensor jika tersumbat atau bocor juga bisa menyebabkan putaran mesin naik dengan sendirinya. Jika tidak percaya cobalah lepas selang MAP sensor dari intake manifold, maka otomatis putaran mesin akan naik dengan sendirinya. Untuk itu lakukan pengecekan pada selang tersebut pastikan tidak ada masalah.

Demikian tadi penyebab dan cara mengatasi jika RPM mobil anda tiba-tiba naik sendiri. Untuk mencegah hal tersebut terjadi maka lakukanlah service secara berkala.

Prima Isuzu Cikarang - Dealer Resmi Isuzu